Jumat, 09 Januari 2009

Irfan Fahri Lazuardy yang lebih dikenal sebagai Ipang adalah vokalis grup musik BIP. Pria kelahiran 6 Januari 1972 ini mulai bergabung dengan BIP pada tahun 2004, menggantikan Irang. Sebelumnya, Ipang adalah anggota grup band Plastik. Meski band lamanya cukup sukses, Ipang memutuskan hengkang dan bersolo karir dengan aliran baru, triphop.

Setelah Ipang bergabung, BIP memilih cabut dari label lamanya, EMI dan gabung dengan Forte Record. Mereka pun merilis album baru UDARA SEGAR (2004) bersama vokalis baru.
- 'Pengalaman hitam' sebagai anak band yang melekat image kotor sebagai tukang mabuk telah jauh ditinggalkan Ipang BIP. Kini terkenang menjadi pelajaran terbaik, yang mendorong dirinya bekerja semakin profesional. Karena apa pun yang pernah terjadi, dirinya mampu melaluinya secara mulus dan happy ending.

"Dulu saya saat di Plastik, semua anak muda itu suka drug, itu masih era putaw. Alhamdulillah satu-satunya personel yang nggak pakai putaw itu saya," ungkap Ipang mengenang.

"Jadi saat itu saya itu hidup di antara zombie-zombie ajaib, yang nggak ada scedulle, yang semua serba dadakan, serba instan, pinginya cepat selesai, cepat dapat duit, cepat belanja, dan cepat mabuk," tambahnya.

Meski demikian, Ipang yang ditemui di acara rilis soundtrack LASKAR PELANGI baru-baru ini, mengaku mendapat banyak pengalaman dari kondisi kacau saat itu. Selain dirinya juga berbangga, karena bisa melalui semuanya dengan baik, tanpa terjerumus ke dalamnya.

"Kalau dulu sih nyantai aja, kalau misalnya kondisi seperti sekarang, pasti langsung cabut, tapi sekarang mereka sudah beda kok, kita bersyukur bisa melewati massa itu," terang pria yang yang kini aktif di BIP ini.

Meski sekarang Plastik telah bubar, namun personelnya menurut Ipang masih menjadi sahabat yang kerap berkomunikasi. Masing-masing semakin profesional, sudah berbeda dengan kondisi waktu itu. Mereka akhirnya sudah bisa berkarya tanpa menyentuh drug, kata Ipang terus mengenang.


rock 'n roll BAND
Pas Band adalah kelompok musik yang mencampurkan warna musik rock, hip hop, dan punk. Pas Band digawangi oleh Yukie (vokal), Trisno (bass), Bengbeng (gitar), Sandy (drum).

Awalnya, band yang lahir di kampus Unpad ini mulai meniti karier dari panggung-panggung underground sejak 1989. Pas Band berdiri secara resmi pada tahun 1990. Pada tahun 1993 grup yang terdiri dari Bengbeng (gitar), Trisno (Bass), Yukie (vokal) dan Richard Muttler (drum) ini merilis album EP berbendera indie label dengan debut, Four Through The Sap.

Mulai album kedua In (No) Sensation (1995) hingga sekarang, mereka digandeng oleh Aquarius Musikindo. Label ini membebaskan mereka untuk berkarya. Meskipun tidak bisa merangkul semua orang lewat musiknya yang tidak biasa, namun mereka mulai membangun basis massa yang setia dengan jalur yang mereka pilih.

Album kedua ini diikuti oleh album-album mereka berikutnya, yaitu indieVduality (1997), Psycho I.D. (1998). Pada album keempat, Richard mengundurkan diri dan posisinya digantikan oleh Sandy (ex-U'Camp)[1]. Dengan formasi tanpa Richard mereka merilis album kelima yang di beri titel KETIKA . . . (2001), namun Sandy belum dapat bermain pada rekaman album ini karena masih terikat kontrak dengan label lain. Sandy yang sekarang ini menjadi penyiar di I-Radio 89.6 FM bergabung di album keenam PAS 2.0 (2003), dan album ketujuh Stairway to Seventh (2004). 2 Tahun kemudian Pas Band meluncurkan album the best berisi 3 lagu barunya "Permata Yang Hilang","Romeo & Juliet", dan "Gladiator" dan 9 lagu hits lamanya. 2 Tahun seakan menjadi waktu yang PAS untuk mengumpulkan materi untuk album terbarunya,dan akhirnya Pas Band mengumumkan akan menelurkan album barunya pada tanggal 20 Maret 2008,berjudul Romantic,Lies & Bleeding. Hits terbarunya berjudul "Aku" yang bercerita tentang pengakuan seorang lelaki bajingan,telah malang melintang diputar di radio-radio dan internet.